Jakarta, Kota Kejam Kesayangan

Nampak bayang-bayang gedung menjulang di kejauhan. Seperti berusaha menggapai langit yang menyajikan keindahan di pergantian siang menuju malam. Matahari yang nampak condong di sisi selatan, menandakan belum berakhirnya musim penghujan.

Beginilah senja di Ibukota yang sempat kutangkap dari pinggirannya. Setengahnya cerah dan separuh lainnya berawan. Demikian pula realita kehidupannya. Satu sisi kejam, namun sayang untuk ditinggalkan.

siluetkotakesayangan

Continue reading

Yang Indah Karena Jarang Terjamah

Air Terjun Sumber Pitu / Coban PituSecarik bendera Merah Putih berkibar dengan gagah di pucuk pohon ternaungi air terjun yang indah. Gemericik air yang jauh dari kebisingan jalan memberi nuansa damai yang menenangkan. Setidaknya itulah yang kudapatkan setelah berjalan kaki kurang lebih 1 jam mengarungi perbukitan untuk menuju lokasi air terjun Sumber Pitu yang baru tahun 2014 lalu dibuka menjadi kawasan wisata.

Ada tiga hal yang kudapati di sana..

Continue reading

Rute Perjalanan

KA_Majapahit

 

Hujan sudah reda namun masih menyisakan jejak-jejaknya di stasiun kereta. Beberapa orang nampak berdiri di pelataran menanti kepastian kapan ‘ular besi’ itu diberangkatkan. Tidak ada kepastian yang disampaikan oleh pihak pengelola. Antara bingung dan jenuh karena liburan yang direncanakan pada hari sabtu pagi tertunda oleh perjalanan tanpa kejelasan. Saat itu, sudah lebih 3 jam dari yang seharusnya, dan stasiun itu bukanlah yang biasanya dilewati.

Biasanya Majapahit akan melaju dari Semarang menuju Solo. Namun, saat itu jalur mendadak beralih ke arah cepu atau jalur utara hingga ke Lamongan dan Surabaya Pasar Turi. Hingga jam 7 pagi, perjalanan panjang itu hanya beranjak 1 stasiun mendekati Kabupaten Purwodadi. Setelah mencoba mencari tahu, ternyata yang menyebabkan segala kekacauan itu adalah adanya lintasan kereta yang ambles dikarenakan hujan deras semalam sehingga jalur Semarang Solo lumpuh sementara waktu. Continue reading

Mawar Sebelah

IMG_2561 (Rosa sp.)

Jika ada pepatah yang bilang bahwa rumput tetangga selalu lebih hijau, maka melalui foto ini aku akan bilang bahwa mawar tetangga selalu lebih indah. (Karena faktanya foto di atas memang foto bunga mawar yang tumbuh di kebun tetangga. Bukan kebun saya)

Tepat sudut halaman depan, namun sudah di luar pagar. Mawar itu mekar dengan keharuman yang terus menguar. Di tengah terik, pesonanya semakin cantik. Di ujung kebun, dengan durinya ia menjadi anggun.

Bunga yang melambangkan kebagiaan, kesedihan hingga do’a dan pengharapan.