Jakarta, Kota Kejam Kesayangan

Nampak bayang-bayang gedung menjulang di kejauhan. Seperti berusaha menggapai langit yang menyajikan keindahan di pergantian siang menuju malam. Matahari yang nampak condong di sisi selatan, menandakan belum berakhirnya musim penghujan.

Beginilah senja di Ibukota yang sempat kutangkap dari pinggirannya. Setengahnya cerah dan separuh lainnya berawan. Demikian pula realita kehidupannya. Satu sisi kejam, namun sayang untuk ditinggalkan.

siluetkotakesayangan


Sebuah karya yang menarik, dalam video karya Eugene Panji yang berjudul “Jakarta, kota kejam kesayangan!”. Video itu dibuat dalam rangka kampanye “Cintai kotaku!” tahun 2014.

Melihat Ibukota dari sisi yang penuh ironi dengan narasi yang asyik dan menggelitik siapapun yang pernah mengalami.
Berikut narasi yang berhasil penulis transkrip ulang. (Karena gak mau asal copas saja, demi menghargai kerja keras orang lain)

Dimulai sejak matahari terbit dengan secangkir kopi
Kota ini diburu-buru mimpi dan kejaran setoran

Dijegal kemacetan pagi, dan kenyataan fiksi lewat berita koran

Pencari nafkah berdansa bersesakan di sela kendaraan
Senyum merekah, setiap kali lampu lalu lintas tak lagi merah

Ada candu fiktif yang di tebar oleh antrian para pekerja pada jalur alternatif
Ada harapan yang terkumpul, pada kaca gedung yang saling memantul

Siang jelang sore yang kepanasan, parkiran banjir kendaran
Trotoar menghidupi pedagang dan mengikat kaki pejalan

Pemuda joki dan Pak Polisi, duduk bersama tanpa gengsi

Kota ini selalu bersenandung, baik di hari kerja pun hari libur
Lewat alunan musik dari suara kendaraan, penjaja, dan mereka yang tertidur

Ironis
Mencari nafkah terlena mistis senandung denting mesin penghasil koin
Lalu, bercumbu dengan keluh, lewat dunia maya tentang kota yang penuh

Malam
Kota ini pintar dalam menyembunyikan matahari dan sisi kelam
Mempercepat waktu lewat pesatnya pembangunan mall bertingkat
Racun metropolitan berupa cinta tanpa batas meski terpenjara lalu lintas

Di banyak sudut keluh dan belantara peluh,
Kita rindu kota ini tanpa rasa malu dan jenuh
Di banyak makian dan daftar keinginan,
Kita rindu kota ini atas nama cinta dan keterikatan

Jakarta
Kota kejam kesayangan

PS: link asli videonya di sini. Tapi diblokir sama netsafe in*os*t*2.
Kalo narasinya, ternyata ada yang sudah nulis juga di mari.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s